Operational Overview

Pantau efisiensi energi, produksi, emisi karbon, dan limbah plastik kemasan tempe.

● Mode: Data CSV Preloaded September 2026
β˜€ Sustainable Tempe Operations

Optimalkan Proses.
Pangkas Emisi & Sampah.

Satu dasbor terpadu untuk memantau energi, konsumsi air, emisi gas rumah kaca, serta timbulan limbah plastik pembungkus UMKM tempe.

78
Sustainability Score Performa keberlanjutan UMKM Tempe
Kategori: Baik (Optimal)

Ringkasan Kinerja Harian

Berdasarkan data operasional terkini
Produksi Tempe
β–¦
150 kg
Total Energi
β˜€
181.6 kWh eq.
Emisi Karbon
β™§
80.9 kg COβ‚‚e
Limbah Plastik
πŸ“¦
0.63 kg/hari

Grafik Profil Operasional 7 Hari

Visualisasi tren konsumsi energi, emisi gas rumah kaca, dan limbah plastik

*Data dihitung berdasarkan profil aktivitas batch UMKM Tempe Berkah dan faktor konversi energi & emisi standar (IPCC / ESDM).

Rincian Sumber Emisi & Dampak

Kontribusi gas rumah kaca per aktivitas operasional

♨
Gas LPG Perebusan
Perebusan kedelai (44.3% emisi)
35.8 kg
⚑
Listrik PLN (Scope 2)
Mesin giling, pompa, penerangan (28.4%)
23.0 kg
β†—
Distribusi Toko & BBM
Bahan bakar kurir antar warung (11.4%)
9.3 kg
πŸ“¦
Limbah Plastik Pembungkus
Kemasan HD & kresek distribusi (2.6%)
2.1 kg
β™’
Air & Limbah Cair Organik
Pencucian & air rebusan whey tempe (13.3%)
10.8 kg

Skor Keberlanjutan 5 Pilar

Indikator terukur UMKM Hijau

78 / 100
Status: Baik

Usaha berjalan efisien, peluang terbuka di substitusi plastik daun pisang.

Baseline Terhitung
Efisiensi Energi (LPG & Listrik)78/100
Intensitas Emisi Karbon75/100
Pengelolaan Plastik & Kemasan65/100
Konservasi Air & Limbah Cair80/100
Efisiensi Distribusi Logistik82/100

Efisiensi Air & Sanitasi

Pencucian kedelai & perendaman

Liter/kg
3.33
Liter air per kg tempe
Total: 500 L/hari
Standar Industri Tempe 4,00 L/kg (Bagus)
πŸ’§
Pengelolaan Whey Limbah Cair

Air rebusan kedelai memiliki COD organik tinggi. Mengendapkan padatan sebelum dialirkan mencegah pembentukan gas metana (CHβ‚„).

Sorotan Limbah Plastik

Pembungkus tempe & kresek toko

Perlu Aksi
18.8
kg sampah plastik per bulan
Setara ~4.830 lembar
Peluang Daun Pisang: -100% Sampah
πŸƒ
Simulasi Kemasan Daun Pisang

Substitusi pembungkus plastik dengan daun pisang mengeliminasi sampah non-biodegradable dan menaikkan nilai jual tempe premium.

Input Parameter Operasional & Kalkulator Emisi

Masukkan data produksi, bahan baku, energi, dan kemasan plastik untuk menghitung emisi nyata.

β–¦ 1. Produksi & Bahan Baku Utama

Satuan: kg tempe jadi/hari
kg kedelai mentah/hari (rasio ~1:1.5)
Batch siklus perebusan/hari
Rp / kg (Kacang kedelai MB)

β˜€ 2. Konsumsi Energi & Air

kWh/hari (mesin giling, pompa, blower)
kg LPG/hari (setara 4 tabung 3kg)
Liter air/hari

πŸ“¦ 3. Penggunaan Plastik Pembungkus & Kemasan Tempe

Hitung jumlah unit tempe yang dibungkus plastik kantong/lembaran dan kantong kresek distribusi antar toko.

Bungkus/hari (dari invoice: 5 unit)
Gram plastik / bungkus batang
Bungkus/hari (dari invoice: 113 unit)
Gram plastik / bungkus 0.5 batang
Bungkus/hari (dari invoice: 33 unit)
Gram plastik / kemasan pouch
Kresek 5kg/10kg untuk packing toko
Gram / lembar kresek HD
πŸƒ Simulasi Substitusi Kemasan Daun Pisang (Eco-Packaging): 0% Daun Pisang
0% (100% Plastik) 50% Campuran Daun & Plastik 100% Zero Plastic (Kemasan Daun Penuh)
Faktor: 0.45 kg COβ‚‚e/kg
Faktor: 1.95 kg COβ‚‚e/kg (Emisi Tinggi)
Kredit: -1.20 kg COβ‚‚e/kg

β™§ 4. Distribusi Toko & Bahan Bakar (BBM)

Liter bensin Pertalite/hari
km/hari (rute 15-20 toko pelanggan)
Faktor emisi bahan bakar

Panduan Metodologi Pengumpulan Data Lapangan

Prosedur pengukuran standar untuk validasi data audit lingkungan UMKM Tempe.

Aktivitas Operasional Variabel Terukur Satuan Metode Pengukuran Korelasi Data CSV
Pencucian & Perendaman Volume air bersih & air limbah Liter Water meter / drum pengukur volume COA 31 (PDAM Pabrik / Air Isi Ulang)
Perebusan Kedelai 1 & 2 Konsumsi gas elpiji kg LPG Timbang tabung gas sebelum & sesudah rebus Gas tabung 3kg & 5kg Bright
Penggilingan & Pendinginan Konsumsi listrik kWh KWH meter / clamp meter daya motor Tagihan listrik operasional / kWh
Pengemasan Tempe (Primer) Kantong plastik & pouch pcs & gram Timbangan digital presisi (gram/lembar) Plastik pouch, HD 2kg, HD 3kg
Pengemasan Distribusi (Sekunder) Kantong kresek besar pcs & gram Pencatatan jumlah kresek bawa kurir Kantong plastik HD 5kg & 10kg
Pengantaran ke Toko / Warung BBM & Jarak tempuh Liter & km Odometer kendaraan & nota SPBU BBM Matrix & Histori Kunjungan
β˜€ RESOURCE INTENSITY MONITORING

Efisiensi Energi & Konservasi Air UMKM

Pemantauan konsumsi listrik, gas elpiji, dan air pada setiap siklus perebusan dan pencucian tempe.

181.6 kWh equivalent / hari

Total energi setara dari listrik PLN (28.0 kWh) dan energi termal LPG (153.6 kWh eq).

⚑

Listrik PLN

28.0 kWh

Mesin penggiling, blower pendingin, dan pompa air

Emisi: 23.0 kg COβ‚‚e
♨

Gas Elpiji (LPG)

12.0 kg

Bahan bakar perebusan kedelai 1 & 2

Emisi: 35.8 kg COβ‚‚e
β™’

Air Pencucian & Perebusan

500 L

Volume air perendaman dan pencucian kedelai

Intensitas: 3.33 L/kg tempe

Intensitas Sumber Daya vs Standar Industri

Normalisasi konsumsi terhadap setiap kilogram produk tempe

Intensitas Listrik 0.19 kWh/kg
Benchmark SNI/Kemenperin: 0.15 - 0.35 kWh/kg
Intensitas Gas LPG 0.08 kg/kg
Benchmark SNI/Kemenperin: 0.08 - 0.12 kg/kg
Intensitas Air 3.33 L/kg
Benchmark SNI/Kemenperin: 3.5 - 5.0 L/kg
🌀
Kajian Potensi Panel Surya (Solar Rooftop)

Dengan kebutuhan listrik 28 kWh/hari pada jam kerja siang, sistem solar rooftop 3 kWp on-grid berpotensi memotong tagihan listrik PLN hingga 60% dan mereduksi emisi sebesar 5.0 ton COβ‚‚e per tahun.

Checklist Efisiensi Lapangan

Tindakan operasional hemat sumber daya

Analisis Karbon & Inventarisasi Gas Rumah Kaca (GRK)

Sesuai Pedoman GHG Protocol & IPCC Tier 1
Total Emisi Karbon
β™§
80.9 kg COβ‚‚e
Intensitas Karbon
β–¦
0.54 kg COβ‚‚e/kg
Emisi Langsung (Scope 1)
♨
45.1 kg COβ‚‚e
Scope 2 & 3 (Limbah/Listrik)
⚑
35.8 kg COβ‚‚e

Rincian Protokol Emisi (GHG Protocol Scopes)

Klasifikasi inventarisasi emisi gas rumah kaca UMKM

♨
Scope 1: Bahan Bakar LPG Perebusan
12.0 kg LPG Γ— 2.984 kg COβ‚‚e/kg
35.81 kg
β†—
Scope 1: Transportasi & Distribusi BBM
4.0 Liter bensin Γ— 2.315 kg COβ‚‚e/Liter
9.26 kg
⚑
Scope 2: Konsumsi Listrik PLN
28.0 kWh Γ— 0.820 kg COβ‚‚e/kWh (Grid ESDM)
22.96 kg
πŸ“¦
Scope 3: Limbah Kemasan Plastik
0.63 kg plastik Γ— 3.34 kg COβ‚‚e/kg (Prod + EoL)
2.10 kg
β™’
Scope 3: Air Bersih & Limbah Cair Organik
500 L air + metana pembusukan whey tanpa IPAL
10.80 kg
β“˜
Emisi Hulu Kedelai (Scope 3 Upstream Kedelai)

100 kg kedelai MB impor memiliki jejak karbon agrikultur sebesar 135 kg COβ‚‚e (faktor: 1.35 kg COβ‚‚e/kg). Emisi ini tidak masuk dalam batas operasional langsung pabrik namun relevan untuk LCA penuh produk tempe.

Neraca Limbah & Byproduct Tempe

Pemantauan aliran limbah padat dan cair

πŸ“¦
Limbah Plastik Pembungkus
Kantong plastik HD 2kg/3kg, pouch, kresek
0.63 kg/hari
🌾
Kulit Ari Kedelai (Ampas Padat)
Byproduct pemecahan biji kedelai (pakan ternak)
12.0 kg/hari
β™’
Air Limbah Cair (Whey Tempe)
Kandungan asam laktat & COD organik terlarut
425 L/hari

Ekonomi Sirkular Tempe

Kulit ari kedelai diserap oleh peternak sapi/unggas sekitar sebagai pakan berprotein tinggi, sehingga bernilai ekonomi dan tidak membusuk menjadi emisi TPA.

Tabel Rujukan Faktor Emisi Standar

Faktor emisi ilmiah yang digunakan dalam perhitungan sistem LEAN FLOW.

Kategori Sumber Satuan Aktivitas Faktor Emisi Sumber / Metodologi Rujukan Catatan Khusus
Gas LPG Termal 1 kg LPG 2.984 kg COβ‚‚e IPCC Guidelines Tier 1 (Stationary Combustion) Nilai Kalor Bersih: 47.3 MJ/kg
Listrik Jaringan PLN 1 kWh 0.820 kg COβ‚‚e Kementerian ESDM & KLHK (Grid Jawa/Sumatera) Bauran pembangkit batubara, gas, EBT
Bahan Bakar Bensin 1 Liter bensin 2.315 kg COβ‚‚e IPCC / Peraturan Menteri LHK Pertalite RON 90
Polimer Plastik HDPE 1 kg plastik 2.450 kg COβ‚‚e PlasticsEurope LCA / Ecoinvent 3.8 Cradle-to-gate pembuatan bijih plastik
Pembakaran Terbuka Plastik 1 kg plastik 1.950 kg COβ‚‚e DEFRA / IPCC Waste Open Burning Menghasilkan jelaga & gas dioksin
TPA Sampah Plastik 1 kg plastik 0.450 kg COβ‚‚e IPCC Solid Waste Disposal Pengelolaan TPA & degradasi mikroplastik
Daun Pisang (Biogenik) 1 kg daun 0.120 kg COβ‚‚e LCA Agricultural Residues (Biogenic Net) 100% Biodegradable & dapat dikomposkan
Analisis Spesial Limbah Kemasan

Limbah Plastik Pembungkus Tempe & Eco-Packaging

Kajian mendalam timbulan sampah plastik dari kemasan primer tempe batang, tempe mendoan, dan kantong kresek distribusi serta simulasi transisi ramah lingkungan ke daun pisang.

18.8 kg Sampah Plastik / Bulan
~4.830 lembar kantong
Timbulan Plastik Harian
βš–
0.63 kg/hari
Lembar Kantong / Bulan
πŸ“„
4.830 lbr/bln
Jejak Karbon Plastik
β™§
63.0 kg COβ‚‚e
Intensitas Kemasan
β–¦
4.19 g/kg

Komparasi: Plastik Konvensional vs Daun Pisang

Analisis siklus hidup dan persepsi konsumen pasar tempe

β–ͺ Kemasan Plastik (HDPE/PP)

Masa Penguraian:100 - 500 Tahun
Dampak Tanah & Air:Mikroplastik
Risiko Pembakaran:Gas Dioksin Toksik
Jejak Karbon:2.45 kg COβ‚‚e/kg
Biaya Bahan (CSV):Rp 810 / pouch
Aroma & Fermentasi:Standar / hampa

πŸƒ Kemasan Daun Pisang

Masa Penguraian:2 - 4 Minggu
Dampak Tanah:100% Kompos Alami
Risiko Toksik:Nol (Organik)
Jejak Karbon:0.12 kg COβ‚‚e/kg
Biaya Bahan (CSV):Rp 400 / lembar
Aroma & Nilai Jual:Harum & Premium
πŸ’‘
Peluang Pasar Tempe Daun Tradisional

Konsumen pasar modern dan restoran bersedia membayar 15-30% lebih mahal untuk tempe yang dibungkus daun pisang karena cita rasa fermentasi alami yang lebih gurih dan higienis ramah lingkungan.

Simulator Transisi Daun Pisang

Geser untuk melihat dampak substitusi kemasan secara langsung

Rasio Penggunaan Daun Pisang: 0% Daun Pisang
0% (Plastik) 50% Campuran 100% Daun Murni
SAMPAH PLASTIK TERPOTONG
0.0 kg/bulan
πŸ—‘οΈ
LEMBAR PLASTIK TERHINDARKAN
0 lembar/bulan
πŸ“„
REDUKSI EMISI KARBON PLASTIK
0.0 kg COβ‚‚e/bln
🌱

Rincian Limbah Plastik per Varian Produk

Distribusi berat kemasan berdasarkan invoice pesanan UMKM

Varian Produk Tempe Kemasan Terpakai Gram / Unit Total Berat Harian Estimasi Bulanan
Tempe Berkah - 1 Batang Super 5 bungkus 6.0 g 30.0 g 0.9 kg
Tempe Berkah - 0.5 Batang Super 113 bungkus 3.5 g 395.5 g 11.9 kg
Tempe Mendoan - Pouch 33 bungkus 2.5 g 82.5 g 2.5 kg
Kantong Kresek Distribusi (HD) 10 kantong 12.0 g 120.0 g 3.6 kg
TOTAL TIMBULAN PLASTIK 161 lembar - 628.0 g/hari 18.84 kg/bln

Alokasi Akhir Masa Pakai Sampah Plastik

Kondisi riil pengelolaan sampah di tingkat konsumen & warung

πŸ—‘οΈ
Dibuang ke Tempat Sampah / TPA (60%)
Tertimbun di TPA, risiko degradasi menjadi mikroplastik
11.3 kg/bln
πŸ”₯
Dibakar Terbuka / Open Burning (35%)
Sangat berbahaya: melepaskan karbon hitam, dioksin, karsinogen
6.6 kg/bln
♻️
Didaur Ulang / Bank Sampah (5%)
Dipilah oleh pemulung / bank sampah daur ulang
0.9 kg/bln
⚠️
Bahaya Nyata Open Burning Plastik

Masyarakat di sekitar warung sering membakar sampah plastik tempe di pekarangan. Pembakaran plastik melepaskan gas beracun (dioksin dan furan) yang memicu penyakit pernapasan serta melipatgandakan emisi karbon hingga 4 kali lipat dibanding tertimbun di TPA.

Eksplorasi Data UMKM Tempe (12 File CSV Terintegrasi)

Data operasional asli dari arsip pembukuan UMKM
20 baris analytics_report (bahan baku).csv

Upload File CSV Tambahan (Lokal)

Unggah file CSV pembukuan atau pesanan baru tanpa perlu server eksternal (100% diproses di browser Anda).

πŸ“
Seret & Lepas File CSV ke Sini

atau klik tombol di bawah untuk memilih file dari komputer

Improvement Center β€” Kaizen Ramah Lingkungan

Rekomendasi prioritas Lean Operations untuk efisiensi biaya, energi, dan reduksi sampah plastik.

5 Prioritas Terukur
01

Transisi Kemasan ke Daun Pisang & Besek (Zero Waste Packaging)

Gantikan pembungkus plastik tempe batang dan mendoan dengan daun pisang alami dan besek bambu. Berdasarkan data CSV, daun pisang berharga Rp 400/lembar dan lidi Rp 400/ikat. Selain mengeliminasi 18.8 kg sampah plastik per bulan, tempe daun bernilai jual lebih tinggi di pasar kuliner premium.

Zero Plastic Nilai Jual +20% High Eco-Impact
-100% Plastik Reduksi sampah
Mudah diterapkan
02

Optimasi Tungku & Isolasi Panas Panci Rebus LPG

Pasang penutup panci berinsulasi rapat dan pelindung angin (windshield burner). Mencegah kehilangan panas radiasi memotong konsumsi LPG hingga 20% (menghemat ~2.4 kg LPG/hari atau 1 tabung 3kg setiap 1.5 hari).

Hemat LPG 20% Penghematan Rp 408.000/bln
Tinggi Dampak energi
Sangat mudah
03

Konsolidasi Rute Distribusi Toko (Milk-Run Logistics)

Kelompokkan jadwal pengantaran 15 toko pelanggan (toko Asun, Awi, Ai Alim dkk dari histori kunjungan) menjadi 2 koridor wilayah. Mengurangi jarak tempuh dari 65 km menjadi 50 km per hari, menghemat 1.0 liter bensin per hari (~Rp 300.000/bln).

Logistik Hijau Hemat BBM 25%
Tinggi Dampak emisi BBM
Kemudahan sedang
04

Sistem Daur Ulang & Pengendapan Air Cucian Kedelai

Gunakan air bilasan ketiga untuk proses perendaman awal batch berikutnya. Endapkan padatan organik rebusan untuk dijadikan pupuk organik cair (POC) tanaman.

Water Saving 25% Cegah Metana
Sedang Konservasi air
Mudah
05

Pemasangan Pembangkit Listrik Surya Atap (Solar PV 2 kWp)

Instalasi 4-6 panel surya atap untuk menyuplai motor penggiling kedelai dan aerator pada siang hari. Mengurangi ketergantungan pada jaringan PLN batubara dan memangkas 5.0 ton emisi COβ‚‚e per tahun.

Energi Terbarukan Jangka Panjang
Potensial Kemandirian energi
Investasi awal

Matriks Prioritas Aksi (Kaizen Impact vs Effort)

Prioritas implementasi bertahap untuk UMKM

QUICK WIN (HEMAT CEPAT)
3 Aksi
1. Penutup panci LPG
2. Substitusi daun pisang
3. Penataan rute toko
STRATEGIS (INVESTASI)
2 Aksi
1. Solar PV atap pabrik
2. Kolam pengendap IPAL

Dengan menerapkan 3 aksi Quick Win, UMKM berpotensi memotong biaya operasional hingga Rp 1.100.000 / bulan dan menurunkan emisi karbon sebesar β‰₯ 18% tanpa investasi modal besar.

Target Efisiensi Pilot LEAN FLOW

Tolok ukur keberhasilan implementasi

Pengurangan Sampah Plastikβ‰₯ 50% s/d 100%
Pengurangan Konsumsi LPGβ‰₯ 15%
Penghematan BBM Distribusiβ‰₯ 20%
Reduksi Jejak Karbon Totalβ‰₯ 15%

*Target didasarkan pada studi kasus efisiensi energi industri tempe Kementerian Perindustrian RI.